News

Swiss Perluas Sanksi terhadap Rusia, Tambahkan 23 Individu dan Organisasi

Jenewa (KABARIN) - Swiss memperluas daftar sanksi terhadap Rusia dengan menambahkan 16 individu dan tujuh organisasi ke dalam daftar pihak yang dikenai pembatasan, demikian dilaporkan kantor berita RIA Novosti pada Rabu (17/6).

Dalam pernyataan pemerintah Swiss, pada 15 Juni 2026, Departemen Urusan Ekonomi, Pendidikan, dan Penelitian Federal Swiss (EAER) mengubah Lampiran 8 Ordonansi tentang Tindakan yang Berkaitan dengan Situasi di Ukraina dengan memasukkan pihak-pihak baru tersebut ke dalam daftar sanksi.

Langkah itu mulai berlaku pada 16 Juni, sementara Uni Eropa sebelumnya telah menerbitkan pembatasan serupa pada 11 Mei.

Sanksi terbaru tersebut antara lain menyasar pejabat di wilayah yang dianeksasi Rusia, termasuk kepala departemen urusan pemuda di Sevastopol, serta sejumlah guru dan pimpinan organisasi anak.

Rusia berulang kali menyatakan mampu bertahan dari tekanan sanksi Barat yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Moskow juga menilai negara-negara Barat tidak mengakui bahwa kebijakan sanksi tersebut gagal mencapai tujuan yang diinginkan, menurut laporan RIA Novosti.

Penerjemah: Katriana
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: